Kamis, 15 Maret 2012

(FF) Little by Little #Part 5


#Part 5

Title       : Little by Little
Author  : KyuPpa (Latifa Nurkhalisa K.)
Cast       : Minwoo                             as                            No Min Woo
                  IU                                         as                            Lee Ji Eun
                  Youngmin                          as                            Jo Youngmin
                  And other cast
Genre   : Romance (?)

Minwoo P.O.V
“Aku….” Ucapnya terbata-bata.
“Ne?”
“Aku..Aku suka padamu, Minwoo.. Sejak pertama kali melihat..” jawabnya dengan sedikit keraguan.
“Aku ingin dekat…” sambungnya lagi.
“Mwo??!!”
********
                Di senja hari, langit terasa mendung. Sepertinya akan turun hujan. Minwoo terlihat diam di kamarnya sambil mengerjakan tugas dari seongsaengnim yang akan dikumpulkan esok hari. Namun, disela-sela pekerjaannya, ia kembali terigat dengan wanita yang bernama Nam Gyu Ri itu.
Minwoo P.O.V
Aku belum mengenalnya.. Wanita murahan atau apapun julukannya, tapi…
“Aku sudah suka saat pandangan pertama.. Aku ingin dekat..”
                Kata-kata itu terus membayangi pikiranku. Tapi, aku merasa aneh. Mengapa ia menyukaiku? Apa sisi menarik dari diriku?
“Maaf, aku tidak bisa dekat denganmu..” Aku kembali mengingat apa yang kuucapkan saat wanita itu mengatakan perasaannya.
*************

Seperti biasa, Minwoo pergi ke sekolah menaikki bis. Hari ini ia tidak melihat Jeongmin dan Gyu Ri. Ia kembali mengingat peristiwa kemarin. Namun, hari ini Gyu Ri tidak ada.
“Ah? Ada apa denganku ini? Mengapa aku terus memikirkan Gyu Ri? Seharusnya aku memikirkan Kak Ji Eun…” gumam Minwoo. Ia mulai membeda-bedakan Gyu Ri dengan Ji Eun.
“Kulihat wajah mereka hampir mirip,” gumamnya lagi. Kini pikirannya sudah dipenuhi oleh dua orang wanita itu.
                Setelah sampai di sekolah Minwoo segera menyimpan tasnya di loker, membawa peralatan sekolah dan masuk ke kelas. Tidak seperti biasanya, Minwoo selalu menatap Ji Eun sebelum masuk. Tapi kali ini ia langsung masuk kelas tanpa melihat siapapun.
Ji Eun P.O.V
                Biasanya ia menyapaku.. Mengapa kali ini tidak? Apa ini semua karena ia sudah melupakanku? Apakah ia sudah berpindah ke lain hati? Jangan-jangan kemarin ia bertemu dengan Gyu Ri membicarakan tentang perasaannya? Ah, aku sudah tahu. Pasti seperti ini. Minwoo sudah tahu aku tak menyukainya.
                Sebenarnya aku menyukainya atau tidak? Mengapa aku sangat merasa kehilangan saat ia seperti ini?
*************
Author P.O.V
                Bel istirahat kedua berbunyi. Minwoo segera menghampiri kantin karena lapar. Saat setelah memesan makanan, ia melihat Gyu Ri yang terjatuh di lantai dan dicacimaki oleh teman-temannya. Ia berpura-pura tak melihatnya namun, telinganya mendengar.
“Dasar perempuan murahan! Menyebalkan!! Membuat mual saja!!” ujar seseorang menendang Gyu Ri dengan tidak terlalu pelan.
“Lebih baik kau keluar dari sekolah ini! Babo!!!!” ujar temannya yang satunya lagi. Habislah Gyu Ri dicacimaki oleh mereka. Ia hanya tertunduk dan menahan air mata. Ia tidak berani untuk melawan.
Minwoo P.O.V
“Ah? Apa yang sedang terjadi?” tanyaku pada seorang pria yang mengerumuni Gyu Ri.
“Sudah biasa.. Dia memangsa lelaki lagi..”
“?”
“Itu sudah biasa.. Nam Gyu Ri memang wanita murahan..”
**************
Minwoo P.O.V
                Setelah makan siang di kantin, aku segera masuk kelas. Namun kelas masih kosong. Aku pun berdiri di dekat kaca. Menyandarkan tubuhku di dinding kaca. Saat aku akan menatap pemandangan diluar, terlihat seorang wanita sedang mencuci wajahnya.
“Hah?! Nam Gyu Ri?” aku kaget melihatnya menangis. Hah? Menangis? Gadis seperti dia.. Berani berbuat salah, harus berani menanggung resiko.. Benarkah dia bersalah?
                Tak lama, Kak Ji Eun datang bersama temannya sambil tertawa. Aku pun menatapnya dan tersenyum padanya. Oh! Aku hampir lupa.. Semenjak ada Gyu Ri, mengapa aku tidak dekat dengan Kak Ji Eun? Bukankah aku ini menyukainya? Ah, pikiranku sudah dihantui oleh wanita misterius itu.. Ckckck..
“Minwoo-ssi?” sapa Kak Ji Eun dengan penuh keraguan.
“Ne?”
“Hmm, hari ini kita latihan basket sepulang sekolah. Jangan lupa ya! Karena satu minggu lagi kita akan menghadapi pertandingan persahabatan..”
“Oh.. Ok! Gomawo…” aku pun duduk di bangkuku.
Ji Eun P.O.V
                Kulihat Minwoo di kantin, ia sedang mendengarkan pembicaraan orang yang mencacimaki Gyu Ri. Pasti ia sangat bersimpatik padanya. Aku melihatnya lagi di kelas sedang menengok ke luar. Pasti ia melihat Gyu Ri yang sedang mencuci wajahnya. Aku pun mencoba membuyarkan lamunannya .
“Minwoo-ssi?” dengan ragu, harus kucoba menyapanya.
“Ne?”
“Hmm, hari ini kita latihan basket sepulang sekolah. Jangan lupa ya! Karena satu minggu lagi kita akan menghadapi pertandingan persahabatan..”
“Oh.. Ok! Gomawo…” jawaban yang sangat singkat darinya. Biasanya selalu ada bahan perbincangan dari bibirnya.
***********
(Malam hari di kamar Minwoo)
Minwoo P.O.V
                Kurebahkan tubuhku di kasur setelah merasa kelelahan akan aktivitasku hari ini.
“Wanita murahan… Gadis yang gencar digossipkan.. Tapi, itu kan hanya sekedar gosiip semata? Tak ada seorang pun yang pernah melihatnya beraksi, tak ada yang pernah menjadi korban. Baru gossip.. Bukan kenyataan…” gumamku. Hatiku mulai berdebar saat membayangkan peristiwa waktu itu. Semua peristiwa pertemuanku dengan Gyu Ri.
***********
                Pagi hari, di halte bis.
“Nam Gyu Ri? Kini ia ada lagi? Dengan wajahnya yang murung?” batin Minwoo saat melihat Gyu Ri di halte bis.
“Payah sekali! Pikiranku mulai dipenuhi oleh bayangan Nam Gyu Ri!” Minwoo mencoba tak menatapnya lagi.
“Tapi, kesan yang tertangkap olehku.. Dia jujur.. Menyeramkan sekali.. Kenapa dia mendekatiku? Aku jadi ikut-ikutan kena pengaruh jeleknya..  Gossip miring itu pasti nanti akan mengarah padaku juga.. Sebaiknya….

                Di sekolah, di belakang halaman sekolah. Kulihat Gyu Ri disana sedang sendiri. Aku memanfaatkan ini untuk berbicara sesuatu padanya.
“Sudah kuputuskan, kita berteman saja… Taka pa-apa kan?”
“Tidak, aku tak apa-apa! Aku senang! Nanti kan bisa bermula dari persahabatan..”
“Mianhae, itu jawabanku..”
“Gwaenchana.. Aku sudah senang!” jawabnya terlihat senang.
“Sebenarnya keputusan ini kuambil karena….”
“Hah?”
“Eh?”
“Apa… Apa katamu?? Maksudmu tentang semua gossip itu? Kejam! Kukira Minwoo bisa memahamiku.. Betul-betul melihat diriku yang sebenarnya.. Malah membari jawaban yang bodoh.. Akan lebih baik jika kau bilang kau membenciku. Selamat tinggal!” Gyu Ri pergi dengan berjalan cepat sembari menangis.
“Wae? Dia… Maksudnya aku mengutarakan perasaan.. Kenapa jadi begitu?”
Author P.O.V
                Tanpa sepengetahuan Minwoo, Ji Eun melihatnya dari balik jendela kelas. Ia terlihat aneh saat melihat mereka berdua. Pertama, Gyu Ri tersenyum gembira lalu menangis.
“Ada apa dengan gadis itu? Apa Minwoo menyakitinya?” gumamnya.
************
(Bis menuju sekolah)
                Terlihat Minwoo melirik ke sekitar bis layaknya mencari seseorang.
“Huft… Tidak ada…” ujar Minwoo tak menemukan Gyu Ri.
Minwoo P.O.V
                Sesampainya di sekolah,
“Minwoo-ssi, ada yang mencarimu…” ujar temanku.  Aku pun pergi keluar menemui orang yang mencariku.
“Kau? Sepertinya aku kenal..”
“Aku ini teman Gyu Ri, babo!!”
“Mwo?!”
“Wae?!! Mengapa kau sakiti Gyu Ri?!!”
“Mwo?! Aku sama sekali tidak menyakitinya!!”
“Dia memutuskan untuk pindah sekolah! Sekarang dia sudah menyerahkan surat pada kepala sekolah! Dia sudah di depan gerbang sekolah!”
“Hah?”
“Kau adalah harapan terakhir Gyu Ri!! Tapi lihat apa yang kau lakukan padanya, kau memutuskan harapannya! Dia korban gossip! Semua berita miring itu sama sekali tidak benar! Di kelas ada sorang gadis egois. Pria yang disukainya ternyata malah menyukai Gyu Ri. Karena tak senang, gadis itu mulai berulah. Gyu Ri dilecehkan oleh gadis itu. Dipermalukan dan dihujani berbagai gossip kejam! Gyu Ri mulai dijauhi teman-teman sekelas.. Sendirian.. Sampai akhirnya, ia bertemu denganmu.. Kira-kira satu bulan yang lalu.. Dalam kereta api yang penuh sesak, seorang pemuda menggunakan tubuhnya untuk membuka jalan bagi Gyu Ri. Pemuda itu sengaja menahan dorongan tubuh oran-orang lain agar Gyu ri bisa keluar dari kereta dengan aman.. Gyu Ri selalu terbayang oleh kebaikan dan ketulusan pemuda itu!! Tak pernah terlupakan!!”
“Ternyata peristiwa sekecil itu…” aku sungguh bodoh! Gadis yang dihujani berita miring seperti itu, wajahnya merah saat kutanya soal ciuman kemarin.. Harusnya aku sudah mengerti!! Aku sama sekali tidak memepercayai perasaan dan firasatku sendiri.
                Aku mulai berlari menghampiri gerbang sekolah untuk bertemu Gyu Ri.
“Gyu Ri-ssi!!!!” terlihat Kak Ji Eun yang baru saja turun dari bis. Sementara Gyu Ri hampir saja kan masuk bis. Kupeluk dia.
“Aku akan melindungimu dari semua omongan buruk itu.. Aku akan melindungimu dari semuanya.. Jangan takut..” Kak Ji Eun dan Gyu Ri terlihat kaget saat mendengar ucapanku. Gyu Ri pun menangis. Kak Ji Eun hanya diam tak percaya melihat kami. Tiba-tiba saja dia pingsan.
“Gyu Ri-ssi? Apa yang terjadi??” Minwoo mencoba merangkul Gyu Ri.
“Gyu Ri-ssi??!” Kak Ji Eun segera mengambil tindakan. Ia mencoba mencari taxi untuk dibawa ke rumah sakit. Setelah di dapat, aku masukkan Gyu Ri ke taxi.
“Biar kubantu…” Kak Ji Eun juga ikut pergi ke rumah sakit.
*************
TO BE CONTINUED

Author P.O.V
                Apa yang terjadi dengan Gyu Ri? Apa sekarang Minwoo benar-benar menyukai Gyu Ri? Lalu bagaimana dengan Ji Eun? Tunggu di part selanjutnya.. J

| Free Bussines? |

Tidak ada komentar:

Posting Komentar