#Part 5
Title : Little by Little
Author : KyuPpa (Latifa Nurkhalisa K.)
Cast : Minwoo as No Min Woo
IU as Lee Ji Eun
Youngmin as Jo Youngmin
And other cast
Genre : Romance (?)
Minwoo P.O.V
“Aku….” Ucapnya terbata-bata.
“Ne?”
“Aku..Aku suka padamu, Minwoo.. Sejak pertama kali melihat..” jawabnya
dengan sedikit keraguan.
“Aku ingin dekat…” sambungnya lagi.
“Mwo??!!”
********
Di senja hari, langit terasa mendung. Sepertinya akan turun hujan. Minwoo terlihat diam di kamarnya sambil mengerjakan tugas dari seongsaengnim yang akan dikumpulkan esok hari. Namun, disela-sela pekerjaannya, ia kembali terigat dengan wanita yang bernama Nam Gyu Ri itu.
Di senja hari, langit terasa mendung. Sepertinya akan turun hujan. Minwoo terlihat diam di kamarnya sambil mengerjakan tugas dari seongsaengnim yang akan dikumpulkan esok hari. Namun, disela-sela pekerjaannya, ia kembali terigat dengan wanita yang bernama Nam Gyu Ri itu.
Minwoo P.O.V
Aku belum mengenalnya.. Wanita murahan atau
apapun julukannya, tapi…
“Aku sudah suka saat pandangan
pertama.. Aku ingin dekat..”
Kata-kata itu terus
membayangi pikiranku. Tapi, aku merasa aneh. Mengapa ia menyukaiku? Apa sisi
menarik dari diriku?
“Maaf, aku tidak bisa dekat
denganmu..” Aku kembali
mengingat apa yang kuucapkan saat wanita itu mengatakan perasaannya.
*************
Seperti biasa, Minwoo pergi ke sekolah menaikki
bis. Hari ini ia tidak melihat Jeongmin dan Gyu Ri. Ia kembali mengingat
peristiwa kemarin. Namun, hari ini Gyu Ri tidak ada.
“Ah? Ada apa denganku ini? Mengapa aku terus memikirkan Gyu Ri?
Seharusnya aku memikirkan Kak Ji Eun…” gumam Minwoo. Ia mulai membeda-bedakan
Gyu Ri dengan Ji Eun.
“Kulihat wajah mereka hampir mirip,” gumamnya lagi. Kini pikirannya
sudah dipenuhi oleh dua orang wanita itu.
Setelah sampai di
sekolah Minwoo segera menyimpan tasnya di loker, membawa peralatan sekolah dan
masuk ke kelas. Tidak seperti biasanya, Minwoo selalu menatap Ji Eun sebelum
masuk. Tapi kali ini ia langsung masuk kelas tanpa melihat siapapun.
Ji Eun P.O.V
Biasanya ia
menyapaku.. Mengapa kali ini tidak? Apa ini semua karena ia sudah melupakanku?
Apakah ia sudah berpindah ke lain hati? Jangan-jangan kemarin ia bertemu dengan
Gyu Ri membicarakan tentang perasaannya? Ah, aku sudah tahu. Pasti seperti ini.
Minwoo sudah tahu aku tak menyukainya.
Sebenarnya aku
menyukainya atau tidak? Mengapa aku sangat merasa kehilangan saat ia seperti
ini?
*************
Author P.O.V
Author P.O.V
Bel istirahat kedua
berbunyi. Minwoo segera menghampiri kantin karena lapar. Saat setelah memesan
makanan, ia melihat Gyu Ri yang terjatuh di lantai dan dicacimaki oleh
teman-temannya. Ia berpura-pura tak melihatnya namun, telinganya mendengar.
“Dasar perempuan murahan! Menyebalkan!! Membuat mual saja!!” ujar
seseorang menendang Gyu Ri dengan tidak terlalu pelan.
“Lebih baik kau keluar dari sekolah ini! Babo!!!!” ujar temannya yang
satunya lagi. Habislah Gyu Ri dicacimaki oleh mereka. Ia hanya tertunduk dan
menahan air mata. Ia tidak berani untuk melawan.
Minwoo P.O.V
“Ah? Apa yang sedang terjadi?” tanyaku pada seorang pria yang
mengerumuni Gyu Ri.
“Sudah biasa.. Dia memangsa lelaki lagi..”
“?”
“Itu sudah biasa.. Nam Gyu Ri memang wanita murahan..”
**************
Minwoo P.O.V
Minwoo P.O.V
Setelah makan siang
di kantin, aku segera masuk kelas. Namun kelas masih kosong. Aku pun berdiri di
dekat kaca. Menyandarkan tubuhku di dinding kaca. Saat aku akan menatap
pemandangan diluar, terlihat seorang wanita sedang mencuci wajahnya.
“Hah?! Nam Gyu Ri?” aku kaget melihatnya menangis. Hah? Menangis? Gadis
seperti dia.. Berani berbuat salah, harus berani menanggung resiko.. Benarkah
dia bersalah?
Tak lama, Kak Ji
Eun datang bersama temannya sambil tertawa. Aku pun menatapnya dan tersenyum
padanya. Oh! Aku hampir lupa.. Semenjak ada Gyu Ri, mengapa aku tidak dekat
dengan Kak Ji Eun? Bukankah aku ini menyukainya? Ah, pikiranku sudah dihantui
oleh wanita misterius itu.. Ckckck..
“Minwoo-ssi?” sapa Kak Ji Eun dengan penuh keraguan.
“Ne?”
“Hmm, hari ini kita latihan basket sepulang sekolah. Jangan lupa ya!
Karena satu minggu lagi kita akan menghadapi pertandingan persahabatan..”
“Oh.. Ok! Gomawo…” aku pun duduk di bangkuku.
Ji Eun P.O.V
Kulihat Minwoo di
kantin, ia sedang mendengarkan pembicaraan orang yang mencacimaki Gyu Ri. Pasti
ia sangat bersimpatik padanya. Aku melihatnya lagi di kelas sedang menengok ke
luar. Pasti ia melihat Gyu Ri yang sedang mencuci wajahnya. Aku pun mencoba
membuyarkan lamunannya .
“Minwoo-ssi?” dengan ragu, harus kucoba menyapanya.
“Ne?”
“Hmm, hari ini kita latihan basket sepulang sekolah. Jangan lupa ya!
Karena satu minggu lagi kita akan menghadapi pertandingan persahabatan..”
“Oh.. Ok! Gomawo…” jawaban yang sangat singkat darinya. Biasanya selalu
ada bahan perbincangan dari bibirnya.
***********
(Malam hari di kamar Minwoo)
(Malam hari di kamar Minwoo)
Minwoo P.O.V
Kurebahkan tubuhku
di kasur setelah merasa kelelahan akan aktivitasku hari ini.
“Wanita murahan… Gadis yang gencar digossipkan.. Tapi, itu kan hanya
sekedar gosiip semata? Tak ada seorang pun yang pernah melihatnya beraksi, tak
ada yang pernah menjadi korban. Baru gossip.. Bukan kenyataan…” gumamku. Hatiku
mulai berdebar saat membayangkan peristiwa waktu itu. Semua peristiwa
pertemuanku dengan Gyu Ri.
***********
Pagi hari, di halte bis.
Pagi hari, di halte bis.
“Nam Gyu Ri? Kini ia ada lagi? Dengan wajahnya yang murung?” batin
Minwoo saat melihat Gyu Ri di halte bis.
“Payah sekali! Pikiranku mulai dipenuhi oleh bayangan Nam Gyu Ri!”
Minwoo mencoba tak menatapnya lagi.
“Tapi, kesan yang tertangkap olehku.. Dia jujur.. Menyeramkan sekali..
Kenapa dia mendekatiku? Aku jadi ikut-ikutan kena pengaruh jeleknya.. Gossip miring itu pasti nanti akan mengarah
padaku juga.. Sebaiknya….
Di sekolah, di
belakang halaman sekolah. Kulihat Gyu Ri disana sedang sendiri. Aku memanfaatkan
ini untuk berbicara sesuatu padanya.
“Sudah kuputuskan, kita berteman saja… Taka pa-apa kan?”
“Tidak, aku tak apa-apa! Aku senang! Nanti kan bisa bermula dari
persahabatan..”
“Mianhae, itu jawabanku..”
“Gwaenchana.. Aku sudah senang!” jawabnya terlihat senang.
“Sebenarnya keputusan ini kuambil karena….”
“Hah?”
“Eh?”
“Apa… Apa katamu?? Maksudmu tentang semua gossip itu? Kejam! Kukira
Minwoo bisa memahamiku.. Betul-betul melihat diriku yang sebenarnya.. Malah
membari jawaban yang bodoh.. Akan lebih baik jika kau bilang kau membenciku.
Selamat tinggal!” Gyu Ri pergi dengan berjalan cepat sembari menangis.
“Wae? Dia… Maksudnya aku mengutarakan perasaan.. Kenapa jadi begitu?”
Author P.O.V
Tanpa sepengetahuan Minwoo, Ji Eun melihatnya
dari balik jendela kelas. Ia terlihat aneh saat melihat mereka berdua. Pertama,
Gyu Ri tersenyum gembira lalu menangis.
“Ada apa dengan gadis itu? Apa Minwoo menyakitinya?” gumamnya.
************
(Bis menuju sekolah)
Terlihat Minwoo
melirik ke sekitar bis layaknya mencari seseorang.
“Huft… Tidak ada…” ujar Minwoo tak menemukan
Gyu Ri.
Minwoo P.O.V
Sesampainya di
sekolah,
“Minwoo-ssi, ada yang mencarimu…” ujar temanku. Aku pun pergi keluar menemui orang yang
mencariku.
“Kau? Sepertinya aku kenal..”
“Aku ini teman Gyu Ri, babo!!”
“Mwo?!”
“Wae?!! Mengapa kau sakiti Gyu Ri?!!”
“Mwo?! Aku sama sekali tidak menyakitinya!!”
“Dia memutuskan untuk pindah sekolah! Sekarang dia sudah menyerahkan
surat pada kepala sekolah! Dia sudah di depan gerbang sekolah!”
“Hah?”
“Kau adalah harapan terakhir Gyu Ri!! Tapi lihat apa yang kau lakukan
padanya, kau memutuskan harapannya! Dia korban gossip! Semua berita miring itu
sama sekali tidak benar! Di kelas ada sorang gadis egois. Pria yang disukainya
ternyata malah menyukai Gyu Ri. Karena tak senang, gadis itu mulai berulah. Gyu
Ri dilecehkan oleh gadis itu. Dipermalukan dan dihujani berbagai gossip kejam!
Gyu Ri mulai dijauhi teman-teman sekelas.. Sendirian.. Sampai akhirnya, ia
bertemu denganmu.. Kira-kira satu bulan yang lalu.. Dalam kereta api yang penuh
sesak, seorang pemuda menggunakan tubuhnya untuk membuka jalan bagi Gyu Ri.
Pemuda itu sengaja menahan dorongan tubuh oran-orang lain agar Gyu ri bisa
keluar dari kereta dengan aman.. Gyu Ri selalu terbayang oleh kebaikan dan
ketulusan pemuda itu!! Tak pernah terlupakan!!”
“Ternyata peristiwa sekecil itu…” aku sungguh bodoh! Gadis yang dihujani
berita miring seperti itu, wajahnya merah saat kutanya soal ciuman kemarin..
Harusnya aku sudah mengerti!! Aku sama sekali tidak memepercayai perasaan dan
firasatku sendiri.
Aku mulai berlari menghampiri
gerbang sekolah untuk bertemu Gyu Ri.
“Gyu Ri-ssi!!!!” terlihat Kak Ji Eun yang baru saja turun dari bis.
Sementara Gyu Ri hampir saja kan masuk bis. Kupeluk dia.
“Aku akan melindungimu dari semua omongan buruk itu.. Aku akan melindungimu
dari semuanya.. Jangan takut..” Kak Ji Eun dan Gyu Ri terlihat kaget saat
mendengar ucapanku. Gyu Ri pun menangis. Kak Ji Eun hanya diam tak percaya
melihat kami. Tiba-tiba saja dia pingsan.
“Gyu Ri-ssi? Apa yang terjadi??” Minwoo mencoba merangkul Gyu Ri.
“Gyu Ri-ssi??!” Kak Ji Eun segera mengambil tindakan. Ia mencoba mencari
taxi untuk dibawa ke rumah sakit. Setelah di dapat, aku masukkan Gyu Ri ke
taxi.
“Biar kubantu…” Kak Ji Eun juga ikut pergi ke rumah sakit.
*************
TO BE CONTINUED
Author P.O.V
Apa yang terjadi
dengan Gyu Ri? Apa sekarang Minwoo benar-benar menyukai Gyu Ri? Lalu bagaimana
dengan Ji Eun? Tunggu di part selanjutnya.. J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar