Title : Good Day
Author : KyuPpa (Latifa Nurkhalisa)
Genre : Romance, Friendship
Cast :
-
Latifa Nurkhalisa K. aka. Park Min
Gi (Min Gi)
-
Wulan Damayangti aka. Lee Hyun
Ah (Hyura/Hyun Ah)
-
Desy Rahmah Yulianti aka. Shin Ah Hyo (Ah Hyo)
Siang hari saat waktunya
istirahat, aku mengunjungi beberapa siswi yang sedang istirahat. Aku mencoba
mempromosikan tentang acara Miss Contest itu. Tapi, jawabannya kurang
memuaskan.
“Tidah
ah.. Malu kalau ikutan Miss Contest..” jawabannya selalu itu.
“Maaf
ya, ketua OSIS Ah Hyo..” sambung mereka. Aku hanya bisa tersenyum.
“Iya..”
“Tapi,
acara Miss Contest itu pasti sangatlah seru!”
“Iya,
tahun lalu seru lho!” sambung temannya.
“Terimakasih..”
Miss Contest adalah
acara tahunan sekolah kami. Para gadis berdandan dan tampil di atas panggung.
Yang dinilai bukan hanya penampilannya saja.. seringkali yang jadi juaranya
adalah peserta yang tak disangka-sangka akan menang. Itu acara utama festival
budaya kami. Tapi kali ini pesertanya hanya sedikit..
“Wah,
kali ini pesertanya sedikit..” gumamku.
“Ketua
ikutan saja?” tiba-tiba saja suara seseorang memanggilku dari belakang.
“Meski
gagal, aku akan tetap mendukung ketua..”
“Gagal
apanya? Aku ini…” ucapanku terpotong ketika dua orang siswi memperhatikan kami
berdua.
“Ketua
OSIS Ah Hyo dan wakil ketua OSIS Yesung, duluan ya.” Ujar dua orang siswi itu.
Pandangan mereka berbeda ketika menatap kami berdua.
“Bye-bye..
Hati-hati di jalan..” jawab Yesung. Mereka pun pergi dengan tertawa bahagia.
“Hai,
kau tahu tidak? Mereka berpikir kau ini seorang pria..”
“Maksudmu?”
“Dibandingkan
memakai gaun, aku lebih pantas memakai celana panjang..” jawabku dengan percaya
dirinya. Aku tak pantas.. Lagi pula tak ada waktu. Festival budaya sudah
semakin dekat. Apa yang harus kulakukan untuk Miss Contest ini?
“Gawat,
ketua!!” tiba-tiba saja salah satu pengurus OSIS datang ke ruang OSIS saat kami
membereskan ruangan.
“Lee
Ji Eun, peserta Miss Contest nomor 3 mengundurkan diri karena patah tulang..”
“Hah?
Jadi pesertanya hanya dua orang?!”
“Mana
mungkin acaranya diadakan?” sambung mereka.
“Ah
Hyo, ayo ikutan..” tiba-tiba Yesung membisikkan sesuatu padaku.
“Tunggu!
Aku ini panitia..” jawabku mencari alasan.
“Kalau
begitu minta orang lain saja. Apa kau mau Miss Contest batal diadakan?”
“Aku..
Ukhh..”
……………..
Keesokan harinya, semua orang
berkumpul di mading. Aku tidak mau melihatnya.. Aku pun memutuskan untuk
melihatnya dari kelas. Disana tertulis:
Peserta Miss Contest!
Shin Ah Hyo
(Kelas 3 B)
“Sambutannya
meriah sekali.. Kau memang hebat..” sahut Yesung.
“Ukh…
Jadi bahan gunjingan..” gumamku. Setahun aku menjadi ketua OSIS, didampingi Yesung
sebagai wakil. Tapi, entah kenapa.. Aku tak pernah nyambung dengannya.
…………….
Rapat selanjutnya.. Terus
kumpul-kumpul briefing.
“Aduh!”
ujar seseorang di luar sana. Aku pun menghampiri tempat suara itu berasal.
“Kau
tak apa-apa?” tanyaku padanya. Dia pun menggelengkan kepalanya.
“Kau
sedang jogging ya? Ikutan kegiatan klub?” tanyaku lagi pada Min Gi.
“Tidak..
Aku sedang berolahraga untuk membentuk tubuh..”
“Akhir-akhir
ini banyak gangguan.. Aku tidak bisa berlari di malam hari,” sambungnya lagi.
“Rajin
sekali…”
“Tidak..
Aku bakat gendut, jadi harus terus berolahraga..” jawabnya. Sepertinya ia
sangat siap menghadapi Miss Contest itu.
“Permisi,
aku mau jogging lagi..” sambungnya dengan senyuman khasnya. Min Gi tampak
berkilauan..
“Manis
juga ya..” gumamku.
“Ketua
juga manis..” lagi-lagi Yesung hadir ketika aku bergumam. Ada apa dengannya?
“Kenapa
kau disini, Yesung?!”
“Aku
datang mengambil barang-barang yang tertinggal. Begitu mau kuajak bicara, kau
sudah pergi…” Yesung memberikan buku catatannya padaku.
“Dasar
kau ini.. Jangan sembarangan bilang aku manis!!”
“Serius..
Aku tak percaya.. Sedihnya..”
“Kau
ini!!” tanganku hamper saja memukul kepalanya, namun tidak jadi karena mata
kami bertatapan.
“Kau
tidak pernah bertatapan mata denganku secara langsung ya? Iya, kau memang
manis.. Kau tak takut kotor dan langsung berlari menolong orang..” ujarnya.
“Ukh..
Kau ini.. Aneh sekali ya!” aku pun pergi berlari meninggalkan Yesung disana.
“Ada
apa dengannya? Mengapa dia bilang aku manis? Aku sama sekali tidak paham!”
gumamku sembari berlari. Akhirnya karena lelah, aku pun berhenti berlari. Aku
tak tahan berhadapan dengannya!!
……………..
“Akhirnya,
kerjaan hari ini selesai juga.. Huft..” aku pun pulang pada sore hari hampir
pukul 6 sore karena kerjaan di sekolah belum selesai. Aku pun berjalan
sendirian menuju rumah dengan lunglainya.
“Awas
ada orang mesum..” tiba-tiba pemikiran itu muncul di benakku. Min Gi bilang,
akhir-akhir ini banyak masalah.. jangan-jangan.. Di belakangku.. Ada orang..
Mengapa napasnya ngos-ngossan ? (?)
“Wuaaaa!!!”
aku pun terkaget ketika ada yang memegang pundakku dari belakang.
“Ah
Hyo?” Yesung menatap bingung wajahku yang terlihat kaget.
“Argghh!!
Yesung, kenapa kau ada disini?” kuacak-acak rambutku mengingat hari ini Yesung
sudah datang dari belakang mengagetkanku terus.
“Ada
hal darurat yang ingin kulaporkan padamu.. Jadi langsung kukejar. Maaf ya
membuatmu takut..” Yesung menundukkan kepalanya.
“Aku
sama sekali tidak takut! Hanya kaget saja..” aku pun ikut menundukkan kepala.
“Tenang
saja..” Yesung memegang pipiku.
“Apa
yang kau lakukan, Yesung??” tanyaku. Tangan Yesung berubah posisi menjadi di
kepalaku.
“Cup
cup cup.. Tak apa-apa jika kau memang ketakutan…”
“Hei!
Kau ini. Kau kira aku ini anak kecil apa? Baiklah, hal darurat apa yang ingin
kau laporkan?” Yesung melepaskan tangannya.
“Maaf,
aku lupa..” jawab Yesung dengan tertawa.
“Ishhh
kau ini!!”
“Ah
Hyo, dimana rumahmu?” tanyanya lagi.
“Di
jalan Geongnam blok 2..” Kami pun berjalan berdua. Akhirnya, Yesung
mengantarkanku pulang.
“Besok
aku bisa mengantarmu lagi..”
“Tak
usah..” jawabku dengan nada datar. Sampai pulang, ia tak ingat hal darurat yang
ingin ia sampaikan. Aku tak mengerti dia. Tapi kalau ada dia, entah kenapa aku
menjadi tenang. Bagaimana ya? Jangan-jangan aku ini..
…………………..
Beberapa hari kemudian, waktunya
festival budaya sekolah. Dan itu adalah hari penentuan Miss Contest. Semuanya
bersiap-siap di ruang klub drama yang digunakan sebagai ruang persiapan kostum
Miss Contest.
“Ah
Hyo, masih belum tahu mau pakai kostum apa ya?” tanya salah seorang pengurus
OSIS, temanku saat melihatku memilih-milih pakaian.
“Maaf,
tunggu sebentar..” Aku tidak bisa menggunakan gaun seperti ini.. Ini semua
gara-gara Yesung! Ah, kenapa malah ingat dia?
“Wah
cantik…” terdengar suara temanku yang memuji seseorang. Pastinya bukan aku,
karena aku masih mengenakan seragam.
“Terimakasih..”
ujar seorang gadis cantik bernama Min Gi itu. Dia mengenakan gaun yang cocok
dengan penampilannya. Rambutnya dibiarkan terurai panjang.
“Aku
tidak pernah memakai gaun sejak recital piano saat SD dulu..” sambung seorang
gadis cantik bernama Hyura itu. Wah, mereka sangatlah cantik!
“Hyura?
Kau terlihat cantik hari ini..” ujar Donghae pada Hyura. Sepertinya ialah
pendukungnya.
“Hei,
kau tak memujiku?” bisik Min Gi pada Kyuhyun yang hanya diam melihat Donghae
dan Hyura.
Hmm,
dibanding mereka, rambutku kusut.. Aku memang beda ya..
“Kau
tak suka memakai gaun seperti ini ya?” lagi-lagi Yesung datang secara
tiba-tiba. Sepertinya ini memang sudah menjadi kebiasaannya.
“Tenang
saja.. menurutku, kau sangat pantas memakainya..”
“Jangan
sok tahu! Aku pakai kostum ini saja!” kuambil kostum katak yang berada di
dekatku.
“Pokoknya
aku tak bisa memakai gaun!”
“Aku
tak bermaksud sok tahu.. Sayangnya kau tak percaya padaku..” Yesung pun
perlahan pergi dari hadapanku. Suaranya begitu dingin sekali. Aku ini jahat,
hanya melindungi diri sendiri.. Sama sekali tak manis.. Baik penampilan, maupun
kepribadian..
……………………
Akhirnya, waktu yang
ditunggu-tunggu semua orang pun datang juga. Acara Miss Contest akan segera
dimulai.
“Miss
Contest bisa diadakan tahun ini, berkat jerih payah Lee Junho si pengurus OSIS
dan dibantu oleh wakil ketua OSIS Kim Jong Woon. Baiklah, mari kita sambut
penampilan peserta pertama, Park Min Gi!” saat kudengar dari ruang persiapan,
seolah-olah aku berada dalam guncangan yang besar. Namun, pandanganku tertuju
pada Hyura yang datang menghampiriku.
“Rasanya
berat, ketua..”
“Kenapa,
Hyura?”
“Ehm,
terimakasih ya..”
“Untuk
apa?”
“Kalau
tak ada kau, Miss Contest pasti batal diadakan. Aku.. mulai berubah berkat Miss
Contest ini. Jadi aku ingin berterimakasih..”
“Aduh,
tak usah berterimakasih segala..” jawabku sembari tertawa malu.
“Tapi..”
sambungnya. Ucapannya terpotong olehku.
“Sebentar
lagi giliranmu, Hyura.”
“Iya.
Sampai nanti ya!” Hyura pun pergi. Berubah..
……………….
“Baiklah,
peserta terakhir kita hari ini adalah ketua OSIS kita, Shin Ah Hyo! Silahkan..”
ucap sang MC dengan semangatnya. Aku pun berjalan menuju panggung dan semua
orang menatapku.
“Ketua?
Kok beda dari rencana?” bisik sang MC yang adalah temanku juga.
“Maaf,
ada perubahan mendadak..” aku mengubah penampilanku dari rencana sebelumnya.
Aku mencoba mengenakan gaun untuk berubah, seperti apa yang Hyura ucapkan
padaku.
“Ehm,
aku Shin Ah Hyo. Aku ingin menyampaikan sesuatu.”
“Aku
tampil seperti ini bukan untuk mencari sensasi. Karena aku tahu, badanku
tinggi, tak pantas untuk memakai gaun. Sejak dulu aku memang begini. Sudah
biasa bersikap tomboy. Tapi.. ternyata ada orang yang bisa melihat sisi feminim
diriku. Aku meminjam kesempatan ini untuk.. menyatakan perasaanku. Kim Jong
Woon!”
“Aku
menyukaimu. Aku memang begini, apa bisa kau menerimaku menjadi kekasihmu?” aku
berbicara ini tanpa microphone. Akhirnya aku bertatapan dengannya. Semua orang
yang ada disana terkesan dan berbisik-bisik. Yesung memberikan wajah bingungnya
dan akhirnya ia tertawa!
“Jangan
merendahkan dirimu sendiri.. Bagiku kau adalah gadis paling manis di dunia..” Yesung
menundukkan kakinya dan mencium tanganku. Ya Tuhan! Dia!
…………………
Setelah penampilanku selesai,
semuanya berkumpul di ruang persiapan.
“Ketua,
kau begitu hebat!” ujar Min Gi saat baru saja aku datang.
“Ah,
yang benar saja?” jawabku dengan sedikit malu-malu.
“Kau
benar-benar berubah, ketua..” sambung Hyura dengan senyumannya. Aku pun
tersenyum dan akhirnya Yesung datang.
“Hai,
kau begitu nekat!” Yesung memukul tanganku dengan pelan.
“Kau
ini..” kami pun tertawa disana.
………………….
Akhirnya, waktu yang
ditunggu-tunggu tiba. Saatnya penentuan pemenang Miss Contest tahun ini. Aku
tidak berharap lebih. Mendapatkan Yesung saja aku sudah bahagia…
“Baiklah,
setelah dinilai oleh pihak dewan juri dan menurut hasil voting, kami telah
menemuka pemenang Miss Contest tahun ini. Bagi yang belum berkesempatan, mohon
maaf mungkin ini bukan waktunya. Dan bagi pemenangnya, kau akan dikenal sebagai
Miss Contest di sekolah dan selamat juga.. Hmm, baiklah tanpa berbicara panjang
lebar lagi, saya akan mengumumkannya dari juara ketiga..”
“Juara
ketiga adalah..” Min Gi terlihat gugup, Hyura sangat terlihat gugup, sementara
aku hanya biasa-biasa saja karena tidak mengharapkan apapun dari ini semua.
“Park
Min Gi!” ujar sang MC. Min Gi pun berteriak bahagia walau sebenarnya dia adalah
juara terakhir. Haha, lucunya dia ini.
“Juara
kedua adalah Lee Hyun Ah! Dan Miss Contest tahun ini diraih oleh ketua OSIS
kita!! Shin Ah Hyo!! Selamat!!” mendengar semuanya, aku pun tersontak kaget.
Tak percaya! Sungguh.. Hari ini adalah hari terindah dalam hidupku..
“Terimakasih
kepada semua yang telah memilih saya walaupun saya bingung, kalian memilih saya
karena apa. Tapi saya harap kalian memilih saya jikalau saya memang pantas
meraih ini. Saya sangat tidak mengharapkan apapun untuk menjadi Miss contest.
Tapi alasan pertama adalah karena saya tidak ingin acara tahunan ini batal
diadakan. Alasan lain adalah karena seseorang disana yang memberikanku
semangat. Sungguh, terimakasih pada semuanya..” aku pun memberikan beberapa
patah kata.
……………………..
……………………..
Akhirnya, setelah semuanya
selesai, mereka berbahagia dengan keadaan masing-masing.
-
Hyura dan Donghae.
“Penampilanmu
sungguh bagus…” puji Donghae.
“Mianhaeyo..
Aku tidak bisa membuatmu bahagia..”
“Melihatmu
seperti ini saja aku sudah merasa bahagia..” mereka pun tersenyum bersama.
Hyura mengganti pakaiannya untuk pergi ke kelas klub memasaknya karena harus
menunjukkan beberapa karya dari ekskulnya. Ditemani dengan Donghae,
kekasihnya..
-
Min Gi dan Kyuhyun
Min
Gi datang dengan perasaan sedih. Kyuhyun pun bertanya apa masalah yang ia
alami.
“Kau
kenapa?”
“Aku..
Aku tidak menang, Kyuhyun..”
“Benarkah?
Tapi bagiku kau pemenangnya.. Pemenang hatiku.. Hehe” canda Kyuhyun
menghangatkan suasana. Min Gi sempat menahan tawanya dan kembali sedih.
“Aku
teringat dengan ucapanmu kemarin. Kau bilang jika aku tidak menjadi Miss
contest tahun ini, hubungan kita akan putus… Apakah benar?”
“Hai,
aku hanya bercanda.. Sungguh.. Aku hanya ingin membuatmu semangat. Jangan hanya
mengandalkan kecantikanmu itu, aku ingin kau memanfaatkan karunia itu untuk hal
yang baik.”
“Jadi
maksudnya aku tidak baik, hah?”
“Bukan..
Maksudku..” Kyuhyun mencoba membujuk Min Gi untuk tersenyum kembali.
-
Ah Hyo dan Yesung
“Selamat,
my cutie pie..” ujar Yesung datang membisikkan sesuatu pada Ah Hyo.
“Mwo?
Apa yang kau ucapkan tadi?”
“Selamat.”
“Bukan..
Sesudah itu..”
“Sesudah
itu, kau berbicara..”
“Hai!
Kau ini! Coba ulangi!”
“Jika
diulangi, harus membayar dengan ciuman di pipi kanan.. Haha..”
“Issh!!
Kau ini!!” Ah Hyo mendorong pipi kanan Yesung dengan jari tangannya. Yesung
malah senang dan ingin mengulanginya.
THE
END
…………………
Notes:
Itulah sebagian kisah cinta fiksiku.. Semoga kalian semua suka.. Terimakasih kepada temanku dan diriku
sendiri yang sudah bersedia menyumbangkan namanya untuk tokoh disini. Hehe.. Mohon
maaf apabila ada kata yang kurang berkenan, dll. (cieelah.. XD)
Oh
ya, ingatlah ucapa Hyura, di dunia ini ada dua jenis manusia. Orang yang bisa
jadi peran utama dan yang tak bisa. So, jadilah orang yang menjadi peran utama.
Apapun yang kau lakukan selagi itu positif, kau harus melakukannya. Jikalau kau
bukan menjadi peran utama, terimalah dan suatu saat kau juga akan
merasakannya.. J
Jangan
lupa juga dengan gadis bernama Min Gi ini. Dia berkata bahwa “Aku paling kesal
pada diriku sendiri!”. Ya, perkataan itu seringkali kita ucapkan dikala kita
kesal pada diri sendiri. Kesal karena perbuatan kita salah dimata orang lain,
kesal karena diri kita sendiri yang tak bisa mengontrol diri dan ingin menang
sendiri. Kesal pada diri kita sendiri karena kita tak mampu melakukan hal yang
kita inginkan. Ingatlah, semuanya memerlukan proses dan waktu yang menentukan.
Tuhan selalu memberikan hal yang kita butuhkan, bukan hal yang kita inginkan..
Dan
kita juga harus ingat pada Shin Ah Hyo. Seorang ketua OSIS yang sangat
memperhatikan tanggung jawabnya. Seseorang yang bijaksana dalam menghadapi
segala tantangan walaupun sebenarnya dia tidak sesempurna yang kita kira. Dia
mencoba untuk berubah dari keadaannya saat ini. So, jika kau ingin berubah
untuk hal yang baik bagi dirimu sendiri, lakukanlah sekarang juga! Siapa sangka
jika perubahan yang kau lakukan itu dapat memperbaiki kekuranganmu
sebelum-sebelumnya.. Siapa sangka juga kau akan mengikuti jejak Ah Hyo yang
memiliki kebahagian pada akhirnya?? Itu semua ia lakukan karena perubahan yang
ia lakukan sendiri lho teman-teman.. :D
Hmm,
notes ini memang tidak terlalu menarik. Hehe.. Saya hanya ingin memberikan
tanggapan saya tentang ketiga tokoh wanita disini.. Hehe.. XD Terimakasih
banyak yang sudah ingin membaca.. J
Jangan jadi silent readers ya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar