Kamis, 22 November 2012

(FF) Good Day #Part 3END (Ah Hyo's Step)



Title       : Good Day
Author  : KyuPpa (Latifa Nurkhalisa)
Genre   : Romance, Friendship
Cast       :
-          Latifa Nurkhalisa K.                                          aka.                                        Park Min Gi (Min Gi)
-          Wulan Damayangti                                          aka.                                        Lee Hyun Ah (Hyura/Hyun Ah)
-          Desy Rahmah Yulianti                                     aka.                                        Shin Ah Hyo (Ah Hyo)

#Part 3: Ah Hyo’s step
                Siang hari saat waktunya istirahat, aku mengunjungi beberapa siswi yang sedang istirahat. Aku mencoba mempromosikan tentang acara Miss Contest itu. Tapi, jawabannya kurang memuaskan.
“Tidah ah.. Malu kalau ikutan Miss Contest..” jawabannya selalu itu.
“Maaf ya, ketua OSIS Ah Hyo..” sambung mereka. Aku hanya bisa tersenyum.
“Iya..”
“Tapi, acara Miss Contest itu pasti sangatlah seru!”
“Iya, tahun lalu seru lho!” sambung temannya.
“Terimakasih..”
 Miss Contest adalah acara tahunan sekolah kami. Para gadis berdandan dan tampil di atas panggung. Yang dinilai bukan hanya penampilannya saja.. seringkali yang jadi juaranya adalah peserta yang tak disangka-sangka akan menang. Itu acara utama festival budaya kami. Tapi kali ini pesertanya hanya sedikit..
“Wah, kali ini pesertanya sedikit..” gumamku.
“Ketua ikutan saja?” tiba-tiba saja suara seseorang memanggilku dari belakang.
“Meski gagal, aku akan tetap mendukung ketua..”
“Gagal apanya? Aku ini…” ucapanku terpotong ketika dua orang siswi memperhatikan kami berdua.
“Ketua OSIS Ah Hyo dan wakil ketua OSIS Yesung, duluan ya.” Ujar dua orang siswi itu. Pandangan mereka berbeda ketika menatap kami berdua.
“Bye-bye.. Hati-hati di jalan..” jawab Yesung. Mereka pun pergi dengan tertawa bahagia.
“Hai, kau tahu tidak? Mereka berpikir kau ini seorang pria..”
“Maksudmu?”

“Ya, bukannya aku menghina, tapi penampilanmu memang seperti pria..”
“Dibandingkan memakai gaun, aku lebih pantas memakai celana panjang..” jawabku dengan percaya dirinya. Aku tak pantas.. Lagi pula tak ada waktu. Festival budaya sudah semakin dekat. Apa yang harus kulakukan untuk Miss Contest ini?
“Gawat, ketua!!” tiba-tiba saja salah satu pengurus OSIS datang ke ruang OSIS saat kami membereskan ruangan.
“Lee Ji Eun, peserta Miss Contest nomor 3 mengundurkan diri karena patah tulang..”
“Hah? Jadi pesertanya hanya dua orang?!”
“Mana mungkin acaranya diadakan?” sambung mereka.
“Ah Hyo, ayo ikutan..” tiba-tiba Yesung membisikkan sesuatu padaku.
“Tunggu! Aku ini panitia..” jawabku mencari alasan.
“Kalau begitu minta orang lain saja. Apa kau mau Miss Contest batal diadakan?”
“Aku.. Ukhh..”
……………..
                Keesokan harinya, semua orang berkumpul di mading. Aku tidak mau melihatnya.. Aku pun memutuskan untuk melihatnya dari kelas. Disana tertulis:
Peserta Miss Contest!
Shin Ah Hyo
(Kelas 3 B)
“Sambutannya meriah sekali.. Kau memang hebat..” sahut Yesung.
“Ukh… Jadi bahan gunjingan..” gumamku. Setahun aku menjadi ketua OSIS, didampingi Yesung sebagai wakil. Tapi, entah kenapa.. Aku tak pernah nyambung dengannya.
…………….
                Rapat selanjutnya.. Terus kumpul-kumpul briefing.
“Aduh!” ujar seseorang di luar sana. Aku pun menghampiri tempat suara itu berasal.
“Kau tak apa-apa?” tanyaku padanya. Dia pun menggelengkan kepalanya.
“Kau sedang jogging ya? Ikutan kegiatan klub?” tanyaku lagi pada Min Gi.
“Tidak.. Aku sedang berolahraga untuk membentuk tubuh..”
“Akhir-akhir ini banyak gangguan.. Aku tidak bisa berlari di malam hari,” sambungnya lagi.
“Rajin sekali…”
“Tidak.. Aku bakat gendut, jadi harus terus berolahraga..” jawabnya. Sepertinya ia sangat siap menghadapi Miss Contest itu.
“Permisi, aku mau jogging lagi..” sambungnya dengan senyuman khasnya. Min Gi tampak berkilauan..
“Manis juga ya..” gumamku.
“Ketua juga manis..” lagi-lagi Yesung hadir ketika aku bergumam. Ada apa dengannya?
“Kenapa kau disini, Yesung?!”
“Aku datang mengambil barang-barang yang tertinggal. Begitu mau kuajak bicara, kau sudah pergi…” Yesung memberikan buku catatannya padaku.
“Dasar kau ini.. Jangan sembarangan bilang aku manis!!”
“Serius.. Aku tak percaya.. Sedihnya..”
“Kau ini!!” tanganku hamper saja memukul kepalanya, namun tidak jadi karena mata kami bertatapan.
“Kau tidak pernah bertatapan mata denganku secara langsung ya? Iya, kau memang manis.. Kau tak takut kotor dan langsung berlari menolong orang..” ujarnya.
“Ukh.. Kau ini.. Aneh sekali ya!” aku pun pergi berlari meninggalkan Yesung disana.
“Ada apa dengannya? Mengapa dia bilang aku manis? Aku sama sekali tidak paham!” gumamku sembari berlari. Akhirnya karena lelah, aku pun berhenti berlari. Aku tak tahan berhadapan dengannya!!
……………..
“Akhirnya, kerjaan hari ini selesai juga.. Huft..” aku pun pulang pada sore hari hampir pukul 6 sore karena kerjaan di sekolah belum selesai. Aku pun berjalan sendirian menuju rumah dengan lunglainya.
“Awas ada orang mesum..” tiba-tiba pemikiran itu muncul di benakku. Min Gi bilang, akhir-akhir ini banyak masalah.. jangan-jangan.. Di belakangku.. Ada orang.. Mengapa napasnya ngos-ngossan ? (?)
“Wuaaaa!!!” aku pun terkaget ketika ada yang memegang pundakku dari belakang.
“Ah Hyo?” Yesung menatap bingung wajahku yang terlihat kaget.
“Argghh!! Yesung, kenapa kau ada disini?” kuacak-acak rambutku mengingat hari ini Yesung sudah datang dari belakang mengagetkanku terus.
“Ada hal darurat yang ingin kulaporkan padamu.. Jadi langsung kukejar. Maaf ya membuatmu takut..” Yesung menundukkan kepalanya.
“Aku sama sekali tidak takut! Hanya kaget saja..” aku pun ikut menundukkan kepala.
“Tenang saja..” Yesung memegang pipiku.
“Apa yang kau lakukan, Yesung??” tanyaku. Tangan Yesung berubah posisi menjadi di kepalaku.
“Cup cup cup.. Tak apa-apa jika kau memang ketakutan…”
“Hei! Kau ini. Kau kira aku ini anak kecil apa? Baiklah, hal darurat apa yang ingin kau laporkan?” Yesung melepaskan tangannya.
“Maaf, aku lupa..” jawab Yesung dengan tertawa.
“Ishhh kau ini!!”
“Ah Hyo, dimana rumahmu?” tanyanya lagi.
“Di jalan Geongnam blok 2..” Kami pun berjalan berdua. Akhirnya, Yesung mengantarkanku pulang.
“Besok aku bisa mengantarmu lagi..”
“Tak usah..” jawabku dengan nada datar. Sampai pulang, ia tak ingat hal darurat yang ingin ia sampaikan. Aku tak mengerti dia. Tapi kalau ada dia, entah kenapa aku menjadi tenang. Bagaimana ya? Jangan-jangan aku ini..
…………………..
                Beberapa hari kemudian, waktunya festival budaya sekolah. Dan itu adalah hari penentuan Miss Contest. Semuanya bersiap-siap di ruang klub drama yang digunakan sebagai ruang persiapan kostum Miss Contest.
“Ah Hyo, masih belum tahu mau pakai kostum apa ya?” tanya salah seorang pengurus OSIS, temanku saat melihatku memilih-milih pakaian.
“Maaf, tunggu sebentar..” Aku tidak bisa menggunakan gaun seperti ini.. Ini semua gara-gara Yesung! Ah, kenapa malah ingat dia?
“Wah cantik…” terdengar suara temanku yang memuji seseorang. Pastinya bukan aku, karena aku masih mengenakan seragam.
“Terimakasih..” ujar seorang gadis cantik bernama Min Gi itu. Dia mengenakan gaun yang cocok dengan penampilannya. Rambutnya dibiarkan terurai panjang.
“Aku tidak pernah memakai gaun sejak recital piano saat SD dulu..” sambung seorang gadis cantik bernama Hyura itu. Wah, mereka sangatlah cantik!
“Hyura? Kau terlihat cantik hari ini..” ujar Donghae pada Hyura. Sepertinya ialah pendukungnya.
“Hei, kau tak memujiku?” bisik Min Gi pada Kyuhyun yang hanya diam melihat Donghae dan Hyura.
Hmm, dibanding mereka, rambutku kusut.. Aku memang beda ya..
“Kau tak suka memakai gaun seperti ini ya?” lagi-lagi Yesung datang secara tiba-tiba. Sepertinya ini memang sudah menjadi kebiasaannya.
“Tenang saja.. menurutku, kau sangat pantas memakainya..”
“Jangan sok tahu! Aku pakai kostum ini saja!” kuambil kostum katak yang berada di dekatku.
“Pokoknya aku tak bisa memakai gaun!”
“Aku tak bermaksud sok tahu.. Sayangnya kau tak percaya padaku..” Yesung pun perlahan pergi dari hadapanku. Suaranya begitu dingin sekali. Aku ini jahat, hanya melindungi diri sendiri.. Sama sekali tak manis.. Baik penampilan, maupun kepribadian..
……………………
                Akhirnya, waktu yang ditunggu-tunggu semua orang pun datang juga. Acara Miss Contest akan segera dimulai.
“Miss Contest bisa diadakan tahun ini, berkat jerih payah Lee Junho si pengurus OSIS dan dibantu oleh wakil ketua OSIS Kim Jong Woon. Baiklah, mari kita sambut penampilan peserta pertama, Park Min Gi!” saat kudengar dari ruang persiapan, seolah-olah aku berada dalam guncangan yang besar. Namun, pandanganku tertuju pada Hyura yang datang menghampiriku.
“Rasanya berat, ketua..”
“Kenapa, Hyura?”
“Ehm, terimakasih ya..”
“Untuk apa?”
“Kalau tak ada kau, Miss Contest pasti batal diadakan. Aku.. mulai berubah berkat Miss Contest ini. Jadi aku ingin berterimakasih..”
“Aduh, tak usah berterimakasih segala..” jawabku sembari tertawa malu.
“Tapi..” sambungnya. Ucapannya terpotong olehku.
“Sebentar lagi giliranmu, Hyura.”
“Iya. Sampai nanti ya!” Hyura pun pergi. Berubah..
……………….
“Baiklah, peserta terakhir kita hari ini adalah ketua OSIS kita, Shin Ah Hyo! Silahkan..” ucap sang MC dengan semangatnya. Aku pun berjalan menuju panggung dan semua orang menatapku.
“Ketua? Kok beda dari rencana?” bisik sang MC yang adalah temanku juga.
“Maaf, ada perubahan mendadak..” aku mengubah penampilanku dari rencana sebelumnya. Aku mencoba mengenakan gaun untuk berubah, seperti apa yang Hyura ucapkan padaku.
“Ehm, aku Shin Ah Hyo. Aku ingin menyampaikan sesuatu.”
“Aku tampil seperti ini bukan untuk mencari sensasi. Karena aku tahu, badanku tinggi, tak pantas untuk memakai gaun. Sejak dulu aku memang begini. Sudah biasa bersikap tomboy. Tapi.. ternyata ada orang yang bisa melihat sisi feminim diriku. Aku meminjam kesempatan ini untuk.. menyatakan perasaanku. Kim Jong Woon!”
“Aku menyukaimu. Aku memang begini, apa bisa kau menerimaku menjadi kekasihmu?” aku berbicara ini tanpa microphone. Akhirnya aku bertatapan dengannya. Semua orang yang ada disana terkesan dan berbisik-bisik. Yesung memberikan wajah bingungnya dan akhirnya ia tertawa!
“Jangan merendahkan dirimu sendiri.. Bagiku kau adalah gadis paling manis di dunia..” Yesung menundukkan kakinya dan mencium tanganku. Ya Tuhan! Dia!
…………………
                Setelah penampilanku selesai, semuanya berkumpul di ruang persiapan.
“Ketua, kau begitu hebat!” ujar Min Gi saat baru saja aku datang.
“Ah, yang benar saja?” jawabku dengan sedikit malu-malu.
“Kau benar-benar berubah, ketua..” sambung Hyura dengan senyumannya. Aku pun tersenyum dan akhirnya Yesung datang.
“Hai, kau begitu nekat!” Yesung memukul tanganku dengan pelan.
“Kau ini..” kami pun tertawa disana.
………………….
                Akhirnya, waktu yang ditunggu-tunggu tiba. Saatnya penentuan pemenang Miss Contest tahun ini. Aku tidak berharap lebih. Mendapatkan Yesung saja aku sudah bahagia…
“Baiklah, setelah dinilai oleh pihak dewan juri dan menurut hasil voting, kami telah menemuka pemenang Miss Contest tahun ini. Bagi yang belum berkesempatan, mohon maaf mungkin ini bukan waktunya. Dan bagi pemenangnya, kau akan dikenal sebagai Miss Contest di sekolah dan selamat juga.. Hmm, baiklah tanpa berbicara panjang lebar lagi, saya akan mengumumkannya dari juara ketiga..”
“Juara ketiga adalah..” Min Gi terlihat gugup, Hyura sangat terlihat gugup, sementara aku hanya biasa-biasa saja karena tidak mengharapkan apapun dari ini semua.
“Park Min Gi!” ujar sang MC. Min Gi pun berteriak bahagia walau sebenarnya dia adalah juara terakhir. Haha, lucunya dia ini.
“Juara kedua adalah Lee Hyun Ah! Dan Miss Contest tahun ini diraih oleh ketua OSIS kita!! Shin Ah Hyo!! Selamat!!” mendengar semuanya, aku pun tersontak kaget. Tak percaya! Sungguh.. Hari ini adalah hari terindah dalam hidupku..
“Terimakasih kepada semua yang telah memilih saya walaupun saya bingung, kalian memilih saya karena apa. Tapi saya harap kalian memilih saya jikalau saya memang pantas meraih ini. Saya sangat tidak mengharapkan apapun untuk menjadi Miss contest. Tapi alasan pertama adalah karena saya tidak ingin acara tahunan ini batal diadakan. Alasan lain adalah karena seseorang disana yang memberikanku semangat. Sungguh, terimakasih pada semuanya..” aku pun memberikan beberapa patah kata.
……………………..
……………………..
                Akhirnya, setelah semuanya selesai, mereka berbahagia dengan keadaan masing-masing.
-          Hyura dan Donghae.
“Penampilanmu sungguh bagus…” puji Donghae.
“Mianhaeyo.. Aku tidak bisa membuatmu bahagia..”
“Melihatmu seperti ini saja aku sudah merasa bahagia..” mereka pun tersenyum bersama. Hyura mengganti pakaiannya untuk pergi ke kelas klub memasaknya karena harus menunjukkan beberapa karya dari ekskulnya. Ditemani dengan Donghae, kekasihnya..
-          Min Gi dan Kyuhyun
Min Gi datang dengan perasaan sedih. Kyuhyun pun bertanya apa masalah yang ia alami.
“Kau kenapa?”
“Aku.. Aku tidak menang, Kyuhyun..”
“Benarkah? Tapi bagiku kau pemenangnya.. Pemenang hatiku.. Hehe” canda Kyuhyun menghangatkan suasana. Min Gi sempat menahan tawanya dan kembali sedih.
“Aku teringat dengan ucapanmu kemarin. Kau bilang jika aku tidak menjadi Miss contest tahun ini, hubungan kita akan putus… Apakah benar?”
“Hai, aku hanya bercanda.. Sungguh.. Aku hanya ingin membuatmu semangat. Jangan hanya mengandalkan kecantikanmu itu, aku ingin kau memanfaatkan karunia itu untuk hal yang baik.”
“Jadi maksudnya aku tidak baik, hah?”
“Bukan.. Maksudku..” Kyuhyun mencoba membujuk Min Gi untuk tersenyum kembali.
-          Ah Hyo dan Yesung
“Selamat, my cutie pie..” ujar Yesung datang membisikkan sesuatu pada Ah Hyo.
“Mwo? Apa yang kau ucapkan tadi?”
“Selamat.”
“Bukan.. Sesudah itu..”
“Sesudah itu, kau berbicara..”
“Hai! Kau ini! Coba ulangi!”
“Jika diulangi, harus membayar dengan ciuman di pipi kanan.. Haha..”
“Issh!! Kau ini!!” Ah Hyo mendorong pipi kanan Yesung dengan jari tangannya. Yesung malah senang dan ingin mengulanginya.
THE END
…………………
Notes: Itulah sebagian kisah cinta fiksiku.. Semoga kalian semua  suka.. Terimakasih kepada temanku dan diriku sendiri yang sudah bersedia menyumbangkan namanya untuk tokoh disini. Hehe.. Mohon maaf apabila ada kata yang kurang berkenan, dll. (cieelah.. XD)
Oh ya, ingatlah ucapa Hyura, di dunia ini ada dua jenis manusia. Orang yang bisa jadi peran utama dan yang tak bisa. So, jadilah orang yang menjadi peran utama. Apapun yang kau lakukan selagi itu positif, kau harus melakukannya. Jikalau kau bukan menjadi peran utama, terimalah dan suatu saat kau juga akan merasakannya.. J
Jangan lupa juga dengan gadis bernama Min Gi ini. Dia berkata bahwa “Aku paling kesal pada diriku sendiri!”. Ya, perkataan itu seringkali kita ucapkan dikala kita kesal pada diri sendiri. Kesal karena perbuatan kita salah dimata orang lain, kesal karena diri kita sendiri yang tak bisa mengontrol diri dan ingin menang sendiri. Kesal pada diri kita sendiri karena kita tak mampu melakukan hal yang kita inginkan. Ingatlah, semuanya memerlukan proses dan waktu yang menentukan. Tuhan selalu memberikan hal yang kita butuhkan, bukan hal yang kita inginkan..
Dan kita juga harus ingat pada Shin Ah Hyo. Seorang ketua OSIS yang sangat memperhatikan tanggung jawabnya. Seseorang yang bijaksana dalam menghadapi segala tantangan walaupun sebenarnya dia tidak sesempurna yang kita kira. Dia mencoba untuk berubah dari keadaannya saat ini. So, jika kau ingin berubah untuk hal yang baik bagi dirimu sendiri, lakukanlah sekarang juga! Siapa sangka jika perubahan yang kau lakukan itu dapat memperbaiki kekuranganmu sebelum-sebelumnya.. Siapa sangka juga kau akan mengikuti jejak Ah Hyo yang memiliki kebahagian pada akhirnya?? Itu semua ia lakukan karena perubahan yang ia lakukan sendiri lho teman-teman.. :D

Hmm, notes ini memang tidak terlalu menarik. Hehe.. Saya hanya ingin memberikan tanggapan saya tentang ketiga tokoh wanita disini.. Hehe.. XD Terimakasih banyak yang sudah ingin membaca.. J Jangan jadi silent readers ya

| Free Bussines? |

Tidak ada komentar:

Posting Komentar